Lulu namanya. Ia adalah seorang siswi
TK yang manis dan unyu, tapi sayang dia ingusan. Lulu memiliki
seorang kaka perempuan bernama Marsya. Ya, bisa dilihat dari namanya,
Lulu berkebalikan dari kakaknya. Kalau Lulu tomboy dan ingusan, kak
Marsya cantik dan feminin meskipun masih SD. Tapi, mereka tetap rukun
dan saling mencintai layaknya kakak beradik.
Hari ini adalah hari pertama Lulu masuk
sekolah setelah liburan kenaikan kelas. Ya, tepatnya sekarang Lulu
duduk dibangku nol besar. Langkah kaki Lulu terhenti ketika ia
melihat Bejo. Bejo adalah sahabat baik Lulu. Mereka sering bermain
bersama, makan bersama, belajar bersama, pokoknya semua dilakukan
bersama. Rasa rindu Lulu pada Bejo terobati setelah mereka berjumpa
pagi itu.
Benih-benih suka muncul dari hati kecil
Lulu. Ia memberanikan diri menyatakan perasaanya pada Bejo. Dengan
dag dig dug akhirnya Lulu berkata, “Bejo, maukah kamu jadi pacal
Lulu?” Bejo diam membisu dalam beberapa saat, hal ini membuat Lulu
jengkel karena ia merasa dicuekin. Sejurus
kemudian, Lulu berteriak, “POKOKNYA BEJO HALUS
MAU!! KALU ENGGAK, LULU NGGAK MAU BELBAGI
BEKAL SAMA BEJO!! TITIK!!!!!”. Dengan pasrah, Bejo menganggukan
kepalanya. Hampir saja ia menitikkan air mata di pipi tembebmnya.
Beberapa
hari sebelum kelulusan TK, Lulu memutuskan Bejo karena Bejo sudah
tidak ingusan lagi.
Hari
silih berganti, bulan demi bulan, tahun demi tahun. Sekarang Lulu
sudah beranjak remaja. Ia duduk di bangku kelas 1 SMA, sedangkan kak
Marsya kelas 3 SMA. Ternyata Bejo juga sesekolah dengan Lulu, Bejo
ikut akselerasi, ia sekarang kelas 3 SMA juga, dan ia juga sudah
punya kekasih. Hal itu menjadi kabar baik, juga kabar buruk buat
Lulu. Bagaimanapun, dalam hati Lulu masih terukir nama Bejo.
Hubungan
Bejo dengan Lulu sudah tidak sedekat yang dulu. Begitu juga dengan
Kak Marsya, sepertinya ada yang disembunyikan. Lulu heran, mengapa
hidupnya bisa serumit ini.
Suatu
pagi di hari Minggu, Kak Marsya mengenalkan pacar nya pada Lulu. Lulu
menuruni tangga rumahnya menuju ruang tamu. Ia sangat terkejut ketika
ia melihat bahwa pacar kakaknya adalah orang yang sama dengan orang
yang ia cintai dari TK. Ia lari menuju kamar, hatinya sangat sakit,
rapuh. Ia patah hati. Diambilnya sebuah silet, dan ia menyayat-nyayat
nadinya. Cinta yang dulu terang, kini menjadi gelap. Cinta yang dulu
suka, kini menjadi duka. Minggu itu merupakan hari terakhir Lulu. Ia
meninggal dunia, sedangkan Marsya dan Bejo hidup bahagia. Sungguh
tragis hidup Lulu.







0 komentar:
Posting Komentar