Dahulu
aku di sini bersama sahabat-sahabatku
Menemani
kawanan si bolang
Canda,
tawa kudengar setiap hari
Rerimbunan
pohon menyelimuti si bolang dari terik mentari
Kini
aku tinggal sendiri
Para
pecundang telah memangkas kawan-kawanku
Yang
dulu rimba, kini menjadi gersang
Tak
terdengar suara ceria
Yang
ada hanyalah suara buldoser
Aku
tak tahu sampai kapan aku bisa bertahan
Semua
tinggal kenangan







0 komentar:
Posting Komentar